Hari / Tanggal : Jumat, 30 Jul 2010



Anda Berada di:     Home Objek Wisata
Sago and Spices for Food Sofety Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 02 Februari 2010 06:54

Seminar Internasional
“ Sago and Spices for Food Sofety”

 

Logo Sail Banda 2010

pemda maluku

 

PEMERINTAH PROVINSI MALUKU

BADAN KETAHANAN PANGAN

 

I. PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sagu dan rempah (Pala dan Cengkeh) merupakan dua komoditas yang memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi kelangsungan kehidupan masyarakat Maluku.

Sagu mempunyai nilai strategis di Maluku karena  merupakan pangan pokok,

Potensi sagu di Maluku  sangat besar, namun tingkat ekSploitasi dan pemanfaatannya masih terbatas.  Hal ini disebabkan oleh belum tersedianya pasar yang memadai dan teknologi budidaya sampai ke pasca panen yang masih terbatas.

Untuk mendukung upaya kemandirian pangan daerah, diversifikasi konsumsi pangan berbasis potensi sumberdaya  lokal (sagu) sangat penting digalakkan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Perpres No. 22/2009 tentang Kebijakan percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.

Sumberdaya pertanian lokal penting lainnya yang dimiliki Maluku adalah pala dan cengkeh.

Pala Bandan merupakan jenis pala yang sudah termasur dalam perdagangan dunia Internasional karena dikenal sebagai Eastern Nutmeg sangat diminati produsen luar negeri karena memenuhi seluruh mutu yang dipersyaratkan.

Komoditas rempah penting lainnya adalah cengkeh. Sebagai komoditas yang sangat dibutuhkan oleh industri rokok dan farmasi.

Untuk merevitalisasi peran ekonomi komoditas strategis ini (sagu, pala, dan cengkeh), upaya promosi, diseminasi,  riset dan pengembangan perlu terus ditingkatkan.  Seminar internasional yang menjadi bagian dari event Sail Banda 2010 merupakan langkah promosi dan diseminasi kepada dunia internasional untuk lebih mengekspos hasil-hasil yang selama ini telah dicapai dalam bidang riset/pengembangan. Dengan forum ini, ke depan sagu dan rempah dalam tataran nasional dan internasional mendapat tempat yang semakin membaik.

II. TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan

  1. Menghimpun informasi  hasil-hasil kajian di bidang sagu dan rempah dari para peneliti,  perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerhati.
  2. Menghimpun informasi  tentang pemasaran hasil-hasi produksi olahan  sagu dan rempah dari pengusaha, organisasi profesi, dan pemerhati
  3. Merumuskan suatu rencana tindaklanjut  pengembangan komoditas sagu, pala dan cengkeh baik dari aspek teknologi budidaya sampai pengolahan maupun pengembangan pemasaran produksi terutama dalam mendukung program ketahanan/keamanan pangan
  4. Memberikan informasi kepada para peserta seminar tentang pengembangan sagu, pala dan cengkeh melalui kegiatan field trip.

Sasaran :

  1. Peningkatan kepedulian para peneliti, pebisnis, dan stakeholders  dalam pengembangan sagu dan rempah sebagai komoditas ekonomi yang memiliki prospek yang baik/menguntungkan.
  2. Mendorong peran stakeholders dalam mendukung percepatan pencapaian ketahanan pangan yang berbasis pada pemanfaatan sumberdaya lokal.
  3. Peningkatan investasi (PMD dan PMA) dalam pengembangan komoditas pertanian unggulan daerah.
  4. Terbangunnya suatu jejaring (networking) baik pada skala nasional maupun internasional mengenai pengembangan komoditas unggulan.


III. PELAKSANAAN

A.  WAKTU DAN TEMPAT :

International Seminar on Sago and Spices for Food  Safety direncanakan berlangsung  secara bersamaan dengan event Sail Banda 2010 bertempat di Aston Hotel, Desa Suli, Natsepa.

B.  PELAKSANA

Penanggungjawab pelaksanaan kegiatan  :

-   Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku

-   Dinas Pertanian Provinsi Maluku

-   Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku

-   Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi Maluku

-            Perguruan Tinggi (UNPATTI dan UNIDAR)

C. CARA PELAKSANAAN

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 2 bentuk kegiatan utama yaitu  :

  1. Seminar Internasional dan
  2. Field trip

1. Seminar Internasional

Materi Seminar antara lain :

a). Berkaitan dengan Sagu.

-  Potensi dan Pengembangan Sagu di Maluku

-  Sagu dalam Prespektif  Sosial Budaya Maluku

-  Aspek Pengelolaan Industri Sagu

-  Kondisi Pangan Dunia

-  Kebijakaan  Percepatan Pengembangan Pangan  Lokal

b). Berkaitan dengan Rempah-Rempah (Pala dan cengkeh)

-  Potensi dan Prospek Pengembangan Pala dan cengkeh

-  Teknologi Pengolahan Pala dan cengkeh

c). Berkaitan dengan Pemasaran Sagu , Pala dan cengkeh

-         Prospek Pemasaran Sagu , Pala dan cengkeh serta Permasalahannya

Pembicara dalam Seminar

-  Perguruan Tinggi (UNPATTI dan UNIDAR)

-  Pusat (Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan  dan Balitbangbun)

-  Pemerintah Provinsi Maluku

-  Badan Pangan Dunia (FAO).

2. Field trip

Kegiatan Field Trip diadakan dalam  rangka  memperkenalkan/mempromosikan kondisi perkembangan aspek pengolahan sagu dan Pengolahan Pala saat ini di Maluku.  Field Trip direncanakan berlangsung di Sentra Pengolahan Sagu Desa Tulehu Kecamatan Salahutu dan Sentra Pengolahan Pala Desa Morella, Kecamatan Leihitu

D. PESERTA

Peserta yang dilibatkan dalam Seminar berasal dalam negeri dan luar negeri.  Peserta  dalam negeri meliputi :

  • Pemerintah Daerah se-Indonesia bagian Timur (Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Papua)
  • Pemerintah Pusat (Departemen Pertanian, Departemen Perdagangan dan Departemen Perindustrian).
  • Perguruan Tinggi.
  • Stake holders

Sedangkan peserta Luar negeri meliputi Perwakilan Negara Sahabat (Australia, New Zealand, Timor Leste, PNG) dan Badan Pangan Dunia (FAO).

 

Sumber : Badan Ketahanan Pangan Prov.Maluku

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 07 Februari 2010 09:01