| Sago and Spices for Food Sofety |
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Selasa, 02 Februari 2010 06:54 |
|
Seminar Internasional
PEMERINTAH PROVINSI MALUKU BADAN KETAHANAN PANGAN
I. PENDAHULUAN Latar Belakang Sagu dan rempah (Pala dan Cengkeh) merupakan dua komoditas yang memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi kelangsungan kehidupan masyarakat Maluku. Sagu mempunyai nilai strategis di Maluku karena merupakan pangan pokok, Potensi sagu di Maluku sangat besar, namun tingkat ekSploitasi dan pemanfaatannya masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh belum tersedianya pasar yang memadai dan teknologi budidaya sampai ke pasca panen yang masih terbatas. Untuk mendukung upaya kemandirian pangan daerah, diversifikasi konsumsi pangan berbasis potensi sumberdaya lokal (sagu) sangat penting digalakkan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Perpres No. 22/2009 tentang Kebijakan percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Sumberdaya pertanian lokal penting lainnya yang dimiliki Maluku adalah pala dan cengkeh. Pala Bandan merupakan jenis pala yang sudah termasur dalam perdagangan dunia Internasional karena dikenal sebagai Eastern Nutmeg sangat diminati produsen luar negeri karena memenuhi seluruh mutu yang dipersyaratkan. Komoditas rempah penting lainnya adalah cengkeh. Sebagai komoditas yang sangat dibutuhkan oleh industri rokok dan farmasi. Untuk merevitalisasi peran ekonomi komoditas strategis ini (sagu, pala, dan cengkeh), upaya promosi, diseminasi, riset dan pengembangan perlu terus ditingkatkan. Seminar internasional yang menjadi bagian dari event Sail Banda 2010 merupakan langkah promosi dan diseminasi kepada dunia internasional untuk lebih mengekspos hasil-hasil yang selama ini telah dicapai dalam bidang riset/pengembangan. Dengan forum ini, ke depan sagu dan rempah dalam tataran nasional dan internasional mendapat tempat yang semakin membaik. II. TUJUAN DAN SASARAN Tujuan
Sasaran :
III. PELAKSANAAN A. WAKTU DAN TEMPAT : International Seminar on Sago and Spices for Food Safety direncanakan berlangsung secara bersamaan dengan event Sail Banda 2010 bertempat di Aston Hotel, Desa Suli, Natsepa. B. PELAKSANA Penanggungjawab pelaksanaan kegiatan : - Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku - Dinas Pertanian Provinsi Maluku - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku - Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi Maluku - Perguruan Tinggi (UNPATTI dan UNIDAR) C. CARA PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 2 bentuk kegiatan utama yaitu :
1. Seminar Internasional Materi Seminar antara lain : a). Berkaitan dengan Sagu. - Potensi dan Pengembangan Sagu di Maluku - Sagu dalam Prespektif Sosial Budaya Maluku - Aspek Pengelolaan Industri Sagu - Kondisi Pangan Dunia - Kebijakaan Percepatan Pengembangan Pangan Lokal b). Berkaitan dengan Rempah-Rempah (Pala dan cengkeh) - Potensi dan Prospek Pengembangan Pala dan cengkeh - Teknologi Pengolahan Pala dan cengkeh c). Berkaitan dengan Pemasaran Sagu , Pala dan cengkeh - Prospek Pemasaran Sagu , Pala dan cengkeh serta Permasalahannya Pembicara dalam Seminar - Perguruan Tinggi (UNPATTI dan UNIDAR) - Pusat (Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan dan Balitbangbun) - Pemerintah Provinsi Maluku - Badan Pangan Dunia (FAO). 2. Field trip Kegiatan Field Trip diadakan dalam rangka memperkenalkan/mempromosikan kondisi perkembangan aspek pengolahan sagu dan Pengolahan Pala saat ini di Maluku. Field Trip direncanakan berlangsung di Sentra Pengolahan Sagu Desa Tulehu Kecamatan Salahutu dan Sentra Pengolahan Pala Desa Morella, Kecamatan Leihitu D. PESERTA Peserta yang dilibatkan dalam Seminar berasal dalam negeri dan luar negeri. Peserta dalam negeri meliputi :
Sedangkan peserta Luar negeri meliputi Perwakilan Negara Sahabat (Australia, New Zealand, Timor Leste, PNG) dan Badan Pangan Dunia (FAO).
Sumber : Badan Ketahanan Pangan Prov.Maluku |
| Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 07 Februari 2010 09:01 |



