Hari / Tanggal : Rabu, 10 Mar 2010



Anda Berada di:     Home Berita Nasional Gubernur Pastikan SBY Resmikan Gong Perdamaian Dunia
Gubernur Pastikan SBY Resmikan Gong Perdamaian Dunia Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 15 November 2009 07:56

MALUKU - Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Jumat (13/11) meninjau lokasi pembangunan Gong Perdamaian Dunia, yang berada di depan Mapolsek Sirimau. Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas PU Maluku Anthonius Sihaloho dan Kepala Dinas Koperasi Maluku Romelus Far Far.

Kepada wartawan disela-sela kunjungan tersebut gubernur memastikan, pencanangan dan peresmian gong perdamaian dunia akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 25 November 2009 mendatang.

"Rencananya pak SBY dari kunjungan kenegaraannya dari Australia pada 24 November langsung datang ke Ambon, tetapi kita belum tahu pak SBY nantinya bermalam di Ambon atau tidak, tetapi saya berharap pak SBY bisa bermalam supaya bisa beristirahat dan paginya pada 25 November bisa melaksanakan peresmian gong ini," terang gubernur.

Tokoh-tokoh perdamaian dunia, sudah dipastikan juga akan hadir dalam acara ini. 200 tokoh veteran perdamaian juga akan hadir, serta duta-duta besar negara-negara sahabat.

Dikatakan, dengan dilakukan peresmian gong perdamaian dunia, maka Kota Ambon tercatat sebagai kota ke-34 di dunia, yang terdapat gong perdamaian.

"Dengan peletakan gong perdamaian dunia ini, saya berharap perdamaian dunia merupakan perdamaian yang abadi, agar Maluku semakin aman, damai, sejahtera dan perdamaian saudara ini bisa terpancar dari Maluku ke seluruh dunia dan inilah simbol perdamaian dunia Indonesia yang dipercayakan oleh negara untuk ditempatkan di Maluku," terang gubernur.

Menurutnya, masyarakat harus bersyukur dan berbangga hati karena pemerintah mempercayakan gong perdamaian itu ditempatkan di daerah ini.

"Marilah dukung serta bersama-sama tingkatkan kebersihan kota ini, dan diharapkan juga pembangunan monumen ini sudah selesai pada saatnya, sehingga presiden bisa meresmikan tepat pada waktunya nanti," harap gubernur.

Disinggung mengenai kedatangan tokoh perdamaian dunia yang juga mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, gubernur mengaku belum mengetahui kepastiannya, karena itu adalah urusan pemerintah pusat.

Gubernur mengatakan, lokasi gong perdamaian dunia ini akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata, yang akan mendatangkan PAD bagi daerah.

"Di China setiap orang yang kunjungi gong perdamaian ini yang hendak pukul gong harus bayar 20 yuan dulu baru diizinkan, dan ini bisa saja diterapkan di Ambon," ujarnya.

Dikatakan, saat ini gong perdamaian tersebut masih disimpan pada ruang VIP Bandara Pattimura Ambon dan dijaga oleh pasukan khas (Paskhas) TNI AU. Dalam waktu dekat, gong tersebut akan diarak-arakan dari bandara mengelilingi Kota Ambon.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Maluku Anthonius Sihaloho kepada Siwalima usai upacara Pembukaan Pekan Olahraga dalam rangka Hari Bhakti PU, Jumat (13/11) mengatakan, pembangunan monumen gong perdamaian dunia saat ini sudah masuk tahap perampungan. (mg-2/Balagu.com)

 

Tulis Komentar


Kode Securiti
Refresh