Berita Lowongan Kerja Terbaru
Sri Mulyani Ingin Musik Indonesia Eksis di  Dunia

MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, Kementerian Keuangan terus mendukung pengembangan industri musik Tanah Air. Pelaku musik Indonesia diharapkan tidak hanya mengembangkan eksistensi, tapi juga bisa berinovasi, berkreasi, dan eksis di tingkat dunia.

Pasalnya, menurut dia, bahasa musik tidak ada batas negara. Setiap orang bisa mendengar musik apa saja tergantung kesukaannya tanpa memandang bahasa dan asal negara.

"Kami Kementerian Keuangan merupakan stakeholder bersama-sama mendukung terus, bersinergi, bertukar pikiran, untuk memikirkan bagaimana pengembangan musik di Indonesia. Musik Indonesia dapat mengembangkan inovasi, kreasi, serta eksistensi tidak hanya di Tanah Air, tapi kita ingin juga menuju ke global (dunia). Karena dunia dalam konteks musik itu tidak ada batasnya. Orang bisa mendengar musik apa saja dalam bahasa apa saja tergantung rasa," kata Sri Mulyani saat menjadi keynote speaker Konferensi Musik Indonesia di Taman Budaya Karang Panjang Kota Ambon, Maluku, Rabu (7/3).

Menkeu menghadiri Konferensi Musik Indonesia yang baru pertama kali digelar di Indonesia. Sri Mulyani didampingi Pelaksana Tugas Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, Wali Kota Ambon, Richard Lounapessy, dan Ketua KMI, Glenn Fredly.

Menurut Menkeu terbaik dunia ini, pihaknya selaku stakeholder terus mendukung dan bersama-sama industri musik mengembangkan kreasi musik Tanah Air.

Ia menyatakan sangat banyak potensi musik Indonesia untuk eksis dalam belantika musik dunia, asalkan semua stakeholder ikut membantu memikirkan dan melaksanakan suatu langkah-langkah yang konkret, bersinergi dalam rangka mengembangkan industri musik nasional secara optimal.

"Konferensi musik ini merupakan suatu acara apresiasi bagi para pekerja musik Indonesia dan memberikan ruang pertemuan dan suatu percakapan antara semua komponen, ekosistem di dalam dunia musik dan industri musik Tanah Air," katanya.

Sri Mulyani berharap, forum konferensi ini bisa menciptakan suatu formulasi dari seluruh komponen musik sehingga dapat menciptakan dunia musik yang betul-betul inovatif, kreatif, kolaboratif dalam menavigasi perkembangan musik nasional dan secara global.

Untuk terus mendukung industri musik Indonesia, Menkeu juga mengatakan pihaknya akan mendorong pembentukan pusat-pusat kesenian di setiap provinsia gar potensi pelaku musik terus berkreasi. Apalagi, di Kota Ambon dan Maluku, yang menurutnya, musik menjadi bagian hidup masyarakatnya.

"Ambon dan Maluku menjadi saya seperti saat ini, karena lagu-lagu dari Ambon atau yang dinyanyikan orang Ambon membangkitkan saya," ujarnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, anggota DPR Anang Hermansyah, serta seratusan musisi Indonesia. Selain Menkeu, sejumlah menteri juga menyampaikan pandangan mereka di Konferensi Musik Indonesia yang akan berlangsung hingga Jumat (9/3), dan akan ditutup dengan Festival Musik di Lapangan Merdeka Ambon.

KMI akan membahas berbagai masalah tentang musik yang diikuti seratusan pelaku industri musik dengan pemerintah. Kota Ambon dipilih sebagai lokasi KMI karena musik menjadi bagian hidup dari masyarakatnya serta sejalan dengan program pemerintah dalam mengembangkan kembali sekolah musik serta rumah rekaman. (OL-2)

(Sri Mulyani Memberikan Plakat Penghargaan Kepada Glen Fredly selaku Ketua Komite KAMI)

 

Read 373 times

Iklan Layanan Masyarakat

asiangames2018.id
Website Asean Games 2018
Logo Asean Games
Mengintip Makna Logo Asian Games 2018

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

GPR

 

INFO BMKG

Top