Berita Lowongan Kerja Terbaru
Ketua TP PKK Ingatkan Perlindungan Keluarga dari Kerusakan Moral

AMBON - Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ny. Retty Assagaff mengingatkan semua lapisan masyarakat, agar melindungi diri dan keluarga, dari berbagai ancaman kejahatan yang dapat merusak moral bangsa, antara lain narkoba, kekerasan seksual, sadisme (begal), serta radikalisme dan terorisme.

Pernyataan tersebut disampaikan Ny. Retty Assagaff, saat memberikan sambutan pada acara Buka Puasa Bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Majelis Taklim se-Kota Ambon, di Kediaman Gubernur Maluku, Kamis (15/6).

"Selain itu, kita juga mesti mewaspadai menguatnya paham etno - nasionalisme, yang ditandai dengan sering terjadinya, perkelahian antar kampung, seperti yang sering terjadi di Maluku, tawuran antar siswa, kerusakan lingkungan global, dan sebagainya," tandas istri Gubernur Maluku itu.

Semua ini, menurut Retty, disebabkan oleh jiwa yang dikuasai nafsu amarah, yang menjadi ancaman terhadap peradaban negeri ini.

Oleh sebab itu, dia ikut menaruh harapan pada Majelis Taklim. Sebab Majelis Taklim disebutnya membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan sesuai atau serasi antar manusia dengan Allah, antara manusia dengan manusia lainnya, antara manusia dengan lingkungannya, dalam rangka meningkatkan ketaqwaan mereka kepada Allah Subhanallahu wa Ta'ala.

"Atas dasar itu, mari kita jadikan Maluku sebagai laboratorium kerukunan dan kedamaian antar umat beragama serta antar suku bangsa. Bukan hanya kerukunan dan kedamaian pasif, tetapi kerukunan dan kedamaian aktif," tandasnya.

Acara buka puasa yang dihadiri hampir semua kelompok ibu-ibu Majelis Taklim di Kota Ambon ini, juga diisi penyampaian hikmah Ramadan dari Syarief Bakrie Asyatri, yang adalah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku.

Lelaki yang akrab disapa Ami Bak ini, memaparkan tentang keutamaan beribadah dalam bulan suci Ramadan, terutama ibadah batin.

"Orang kadang hanya pikir pada urusan jasmani. Padahal puasa ini sebenarnya juga lebih berurusan dengan hati. Orang utamakan, bagaimana itu pergi sholat. Sajadah yang bagus dan mahal. Sujudnya lama-lama. Sedekah dilihat-lihat orang. Sementara mereka lupa ibadah yang batin," ujarnya.

Karena itu, Bakri katakan, kadang ada orang yang terlihat biasa-biasa saja, tapi saat orang tersebut wafat, justru terlihat lebih istimewa.

"Saya pernah punya tetangga yang sholatnya biasa-biasa saja. Tapi saat hendak meninggal dunia, empat hari sebelumnya ibu tersebut memanggil seluruh anggota keluarganya untuk berbicara. Ternyata setelah saya cek, ternyata beliau itu tukang urut (pijit). Biasa membantu persalinan. Semuanya dilakukan ikhlas, tanpa imbalan. Ini contoh orang yang ibadah batin," ungkapnya.

Contoh lain, menurut Bakri, jika kita dihina, kita tidak membalas hinaan, dengan cara bersabar, itu juga ibadah batin.

"Tidak ada kemuliaan tanpa kehinaan. Tidak ada ketinggian, tanpa kerendahan. Karena ketika kita sholat, biasanya kita sujud ke bawah, sambil mengucap, Maha Suci Allah yang Maha Tinggi," tuturnya.

Bakri juga mengingatkan, agar kita tidak mencari-cari atau mengungkit-ungkit kesalahan orang. Sebab perbuatan-perbuatan seperti itu ialah perbuatan yang merusak batin.

"Kalau wajah kita jelek, itu akan sangat kentara. Tapi kalau hati kita yang jelek, itu sangat berbahaya. Orang yang biasanya berprasangka buruk kepada orang, tentu juga akan merasa tidak enak, jika orang berprasangka buruk terhadapnya. Jadi janganlah kita berprasangka buruk kepada orang lain," imbau Bakri.(*)

-Foto: Humas Pemprov Maluku

Read 213 times

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

INFO BMKG

Info Cuaca dan gelombang 21-23 JUNI 2017
 

FILE PERAKIRAAN CUACA 21-23 JUNI (PDF)

FILE PROSPEK CUACA 21-23 JUNII (PDF)


Info Gempa Mag:4.8 SR, 20 JUNI 2017 Pukul 20:41:25: WIT, Lokasi:6.09 LS-130.62 BT (169 Km Baratlaut Larat-MTB, 191 Km Tenggara Banda-MALTENG), Kedalaman 123 Km

 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top